Antara Penulis Artikel dan SEO: Ada Hubungan Apa?

Antara Penulis Artikel dan SEO: Ada Hubungan Apa?

Bicara soal penulis artikel biasanya tak bisa jauh-jauh dari istilah-istilah yang berdekatan lainnya seperti blog, content writer, dan SEO. Bagi penulis blog, menyusun artikel untuk dipublikasikan di blog masing-masing pasti bukan hal yang asing lagi. Begitu juga dengan content writer maupun penyedia jasa menulis artikel konten blog atau website tertentu. Dihadapkan dengan kegiatan menulis dengan topik bahasan yang berbeda-beda bisa jadi makanan setiap saat.

Namun ternyata, tidak semua blogger maupun content writer paham soal SEO, lho. Blog minim pengunjung? Atau artikel yang kamu tulis kurang engagement meski beberapa artikel bergaya serupa memiliki engagement tinggi? Bisa jadi artikel yang kamu tulis dan terpampang dalam blog ataupun situs web tertentu tidak memenuhi kaidah SEO.

Lalu apa SEO itu sendiri? Bagaimana aspek ini mempengaruhi engagement sebuah artikel atau petumbuhan blog? Apa yang membuatnya memiliki kaitan penting dengan penulis artikel atau content writer?

Penulis artikel yang baik, atau content writer untuk blog atau situs web tertentu perlu memahami apa itu konsep SEO. Artikel ramah SEO merupakan sebuah artikel yang dalam penyusunannya disesuaikan dengan kaidah penulisan yang baik menggunakan teknik Search Engine Optimization. Menerapkan teknik ini bertujuan untuk mengoptimasi pencarian agar artikel mudah terdeteksi algoritma mesin pencari. Sehingga artikel yang kamu tulis memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk muncul saat seseorang mencari topik yang sama dengan artikelmu.

Artikel SEO memiliki manfaat yang bagus untuk pertumbuhan sebuah blog atau website. Pernahkan kamu memperhatikan pertumbuhan seebuah situs web? Ada website atau blog yang sudah lama berdiri, banyak unggahan konten, tetapi memiliki pengunjung atau engagement yang rendah. Namun ada juga website yang baru beberaapa bulan dibuat, sudah memiliki engagement rate yang tinggi. Hal ini ditentukan dari beberapa faktor, dan artikel ramah SEO menjadi salah satunya.

Saat sebuah artikel ditulis dengan memperhatikan kaidah SEO, hal ini memungkinkan artikel tersebut untuk muncul di halaman utama peramban saat pembaca memasukkan keyword tertentu. Dengan demikian akan meningkatkan engagement artikel dan meningkatkan traffic blog atau situs web milikmu.

Penulisan artikel dengan teknik ini juga bertujuan untuk meningkatkan awareness terhadap apa yang ditampilkan dalam artikel. Jika yang kamu tulis membahas tentang produk tertentu, maka produk tersebut berpotensi akan lebih banyak diketahui khalayak umum. Artikel SEO juga bisa digunakan untuk meningkatkan awareness publik terhadap sebuah perusahaan atau badan tertentu.

Saat menulis sebuah artikel yang akan ditampilakan dalam blog atau website, seorang content writer sebaiknya tahu aspek-aspek mana saja yang harus diperhatikan saat ingin menulis sebuah artikel yang ramah SEO.

Rencanakan atau buatlah rancangan konten yang ingin ditulis, pastikan artikelmu unik dan berpotensi menarik pembaca, bukan hanya sekedar muncul dalam search engine saja. Pembaca biasanya cenderung lebih tertarik pada judul yang unik, dan membaca keseluruhan artikel hingga tuntas dengan penyajian yang mengesankan.

Dimulai dari penentuan judul, penulis artikel kemudian akan diarahkan pada kumpulan keyword atau kata kunci yang relevan. Seorang penulis artikel tidak bisa sembarangan menentukan keyword yang akan dipakai dalam artikelnya. Baik kata kunci yang disisipkan dalam judul maupun keyword yang tersebar dalam artikel, keduanya harus sama-sama berkaitan dengan topik yang bawa penulis. Tujuannya, agar pesan dalam artikel yang ditulis bisa lebih jelas tersampaikan dan tidak menimbulkan pemahaman yang rancu.

Kata kunci yang dipilih haruslah mendukung artikel tersebut agar ramah SEO. Maka dari itu, pakailah kata kunci berdasarkan research intent dan bisa membuat artikel yang kamu tulis menjadi salah satu dari beberapa artikel yang muncul saat pengguna browser memasukkan rangkaian keyword tertentu di search bar peramban. Lakukan riset terhadap kata kunci seputar topik bahasan serupa, pelajari bagaimana artikel-artikel yang muncul menempatkan kata kunci dalam judul dan badan artikel sehingga terdeteksi mesin pencari dengan mudah.

Selain itu, penggunaan kata kunci juga tidak seharusnya berlebihan. Perhatikan peletakan tiap-tiap keyword di seluruh tulisan, jangan hanya mengutamakan banyaknya pengulangan kata kunci yang sama. Hal ini justru akan membuat artikelmu tidak nyaman dibaca. Alih-alih menyampaikan informasi yang seharusnya, kamu justru akan terlihat terlalu memaksakan penggunaan kata yang sama karena berpikir hal ini akan meningkatkan engagement pada artikelmu. Padahal belum tentu demikian, lho.

Menulis artikel yang ramah SEO juga perlu memperhatikan ketepatan dalam penggunaan keyword utama dan turunan. Yang dimaksud dengan keyword turunan yaitu rangkaian kata yang relevan dan bertujuan untuk mendukung keberadaan kata kunci utama. Hal ini dimaksudkan agar artikelmu bisa muncul di urutan awal saat seseorang melakukan pencarian dengan memasukkan keyword turunan sekalipun.

Selain judul dan kata kunci, menyusun sebuah artikel memerlukan heading atau pembuka. Heading membantu mengarahkan pembaca untuk lebih mudah memahami keseluruhan isi artikel. Bagian ini termasuk judul yang sering disebut dengan istilah H1, sub-judul atau H2, kemudian H3 yang merupakan subheading dari H2.

Gunakan rumus AIDA sebagai panduan saat menyusun heading. Utamakan attention, yaitu menyelipkan pertanyaan, gurauan kecil, atau bahkan data tertentu untuk memancing perhatian pembaca. Kemudian interest, atau bagian yang bisa menarik minat pembaca lebih jauh dengan menyinggung masalah utama. Desire, menunjukkan solusi bagi masalah yang dibahas. Lalu action, bagian yang mendorong pembaca agar ingin membaca sampai selesai.

Pembaca biasanya akan menilai melalui bagian heading tersebut, apakah artikel tersebut layak dibaca, menarik untuk diselesaikan sampai tuntas, atau justru segera menutup laman tersebut.

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan content writer jika ingin menyusun artikel yang ramah SEO adalah penyusunan kalimat dan paragraf. Kalimat atau paragraf baik, tidak selalu menggunakan rangkain kata yang banyak panjang atau berbelit. Hal ini bertujuan agar kalimat lebih nyaman untuk dibaca. Cermati juga penggunaan kata hubung agar kalimat mejadi kohesif. Tak lupa, jangan memaksakan untuk selalu menyertakan keyword karena justru bisa merusak keselarasan.

Seorang penulis artikel, terutama artikel yang akan dimuat dalam situs web atau blog, sudah sepantasnya memperhatikan kaidah SEO sebelum menulis. Mulai dari pembuka hingga kesimpulan harus benar-benar disusun dengan baik untuk mengoptimasi pencarian melalui peramban. Saat bagian pembuka telah mendapatkan atensi dari pembaca, bisa dipastikan artikel tersebut dibaca hingga selesai dan tidak hanya memindai sekilas lalu menekan tombol exit. Jika perlu, pelajari secara detail apa saja yang ada dalam SEO writing. Selain itu, perbanyak juga membaca tips tentang menulis artikel ramah SEO agar lebih paham.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2022 JagoArtikel.com | All rights reserved.