Apa Itu Copywriting?

Apa Itu Copywriting?

Apabila Anda saat ini sedang berbisnis maka marketing adalah salah satu aspek penting untuk mengembangkannya. Dalam dunia digital, istilah copywriting sangat erat kaitannya dengan proses marketing. Mungkin sebagian dari Anda masih asing dengan copywriting.

Nah, jika Anda berniat ingin mengembangkan bisnis anda menjadi lebih digital dan dijangkau pasar yang lebih luas maka Anda perlu tahu apa itu copywriting. Mari simak informasi tentang copywriting berikut ini.

Definisi Copywriting

Dalam kamus Bahasa Inggris-Indonesia, copywriting diartikan sebagai naskah iklan, atau bahasa yang digunakan pada iklan. Menurut Ariyadi (2019) copywriting adalah seni penulisan pesan penjualan yang dilatarbelakangi alasan kewiraniagaan secara persuasif. Tulisan tersebut harus mampu menarik perhatian, menimbulkan ketertarikan, keinginan, menciptakan keyakinan, dan tindakan orang-orang yang dituju

Sementara itu, Copyblogger menjelaskan istilah copywriting sebagai ilmu dan seni yang melibatkan penyampaian kata-kata (tertulis maupun lisan) secara strategis yang membuat orang mengambil beberapa tindakan. Oleh karena itu, secara umum copywriting adalah bagian dari iklan.

Orang -orang yang bekerja sebagai penulis copywriting disebut sebagai copywriter. Mereka yang bekerja sebagai copywriter umumnya akan berusaha membuat “karya” yang bisa membentuk target pembaca membeli dan memenuhi target penjualan. Tentu saja pembuatan copywriting mempunyai kaidah-kaidah yang harus dipenuhi agar copy yang dihasilkan lebih berkualitas.

Jenis-jenis Copywriting

Ada banyak jenis copywriting dan yang Anda pilih tentu harus sesuai dengan tujuan pembuatannya. Jika dilihat dari media yang digunakan, copywriting dibagi menjadi dua, yaitu direct mail dan print ads (iklan langsung). Akan tetapi, lebih jauh dari keuda jenis itu terdapat juga banyak jenis copywriting lainnya, berikut beberapa jenis copywriting menurut Ariyadi (2019) yang wajib Anda tahu sebelum memilihnya.

  1. You and me copy

Jenis copywriting yang pertama ini berisi tulisan yang isinya seakan-akan Anda hanya bicara pada satu orang saja. Hal ini dimaksudkan agar pembaca tersebut merasa spesial dan dipahami sebab bahasa yang digunakan lebih intim.

  1. Fortright copy

Fortright copy berkaitan erat dengan hortatory dan analytical exposition. Anda diharuskan menulis kelebihan dan kekurangan produk yang Anda tawarkan. Tujuannya adalah untuk memperkuat isi pesan dan membuat pembaca bisa berpikir lebih realistis. Jenis copy ini dikenal karena kejujuran dan apa adanya sesuai kenyataan,

  1. Story copy

Story copy adalah jenis copywriter yang berusaha menceritakan banyak tentang produk Anda. Berisi informasi yang rinci, Anda disarankan membuat draf dan kerangka terlebih dahulu.

  1. Teaser copy

Copywriting jenis ini memberikan rasapenasaran bagi pembaca atau target pasarnya. Dengan menggunakan headline yang menggelitik, terkadang menantang, meragukan, bahkan menyepelekan target pasar. Hal itu bertujuan agar pembaca penasaran dengan informasi selanjutnya, yaitu produk yang Anda tawarkan.

  1. Hyperbolic copy

Nama lain dari hyperbolic copy adalah superlatif copy. Jenis ini agak riskan digunakan para copywriter karena harus menyajikan informasi dengan cara melebih-lebihkan, menggunakan bahasa hiperbolis, dan merasa yang paling baik dibandingkan produk lainnya. Penggunaan jenis ini diperbolehkan jika apa yang disampaikan sesuai dengan fakta sehingga tidak memberikan informasi “bohong” kepada pembaca.

  1. Competitive copy

Competitive copy merupakan jenis copy yang dipenuhi perbandingan-perbandingan produk Anda dengan produk lainnya. Bisa berupa perbandingan fitur, manfaat, dan kualitas produk. Hal ini bertujuan agar pembaca bisa menilai sendiri produk mana yang layak untuk mereka beli.

  1. Factual copy

Jenis ini menyajikan tulisan dengan bantuan data, fakta, dan informasi sesuai lapangan. Tujuannya adalah untuk  membuat pembaca yakin karena dalam tulisan tersebut terdapat banyak fakta dan data yang terbukti kebenarannya sehingga bisa menggiring pembaca untuk membeli produk Anda.

  1. Starightforward copy

Dalam starightforward copy, Anda berusaha menceritakan diri sendiri secara sederhana, logis, dan apa adanya. Jenis ini hanya menceritakan fakta yang lebih mudah dipahami pembaca, alih-alih menyajikan data yang membuat pembaca berpikir berat.

  1. Humourous copy

Dengan kalimat yang menghibur dan memuat banyak unsur humor di dalamnya, Humourous copy masih tetap menyajikan informasi/pesan dalam tulisannya. Hal ini bertujuan untuk membuat pembaca lebih nyaman dan terhibur. Istilah lain dari jenis ini adalah advertainment, gabungan antara advertisement dan entertaainment.

  1. Visual copy

Visual copy merupakan jenis copywriting yang menyajikan tulisan disertai dengan tampilan visual, seperti gambar atau ilustrasi. Pada jenis ini, porsi kata-kata lebih sedikit jika dibandingkan jenis copy lainnya.

  1. Poetic copy

Poetic copy merupakan jenis copywriting yang menyajikan tulisan dengan gaya puisi. Kalimat-kalimatnya indah dan dirangkai dengan baik. Selain puisi, poetic copy juga bisa menggunakan pantun, syair, bahkan prosa singkat. Hal ini bertujuan untuk membawa emosi pembaca agar bisa membeli produk Anda.

  1. Imagination copy

Dengan menggunakan cerita yang hampir mirip dengan story copy, imagination copy berusaha menyapaiakan pesan kepada pembaca. Akan tetapi, pada jenis kali ini lebih memainkan imajinasi pembaca.

  1. News copy page

Jenis copy kali ini berisi lebih banyak informasi  produk Anda dengan bentuk pengumuman atau berita. Jika dilihat dari segi visual, news copy page adalah jenis copy heavy sebab sebagian besar isinya berupa tulisan dan sedikit memberikan visualisasi atau ilustrasi.

Bagaimana? Apakah Anda sudah siap untuk memulai menggunakan copywriting sebagai langkah pemasaran bisnis Anda?. Jika melihat digitalisasi dunia bisnis saat ini maka Anda sangat perlu untuk menggunakannya. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *