Gunakan 7 Cara Simpel Ini untuk Mengatasi Jenuh Saat Menulis

Gunakan 7 Cara Simpel Ini untuk Mengatasi Jenuh Saat Menulis

Saat menulis, kita acapkali dihadapkan pada hal-hal yang kurang menyenangkan, dan salah satunya adalah kejenuhan. Rasa bosan saat menulis bukanlah sesuatu yang asing dialami oleh hampir semua kalangan penulis baik pemula maupun senior, profesional maupun amatir. Rasa jenuh ini bisa datang secara tiba-tiba, dan bahkan disebabkan oleh beberapa alasan yang mungkin saja tidak kita sadari. Nah, 7 cara simpel ini bisa kamu jadikan pilihan untuk mengatasi kejenuhan yang melanda saat kamu menulis.

1) sediakan waktu istirahat

Apakah kamu menghabiskan waktu lama untuk menulis? Berada di posisi yang sama dalam rentang waktu yang tidak sebentar saat menulis bisa membuat kita jenuh, lho. Apalagi kalau kita hanya duduk di depan komputer atau buku dan bisa membuat punggung kita pegal. Posisi yang tadinya nyaman justru berubah membosankan dan melelahkan.

Jika kamu mengalami hal ini, ada baiknya kamu menyisihkan waktu istirahat di sela-sela kegiatan menulismu. Kamu bisa mengatur waktu istirahat secara interval, setiap tiga puluh menit atau satu jam sekali, atau sesuai kemampuan dan keinginan. Menerapkan teknik pomodoro ini bisa menjaga pikiran tetap rileks sebelum kamu merasa jenuh dan terbebani. Asalkan jangan terlalu lama dan segera kembali ke tulisanmu, ya.

2) memutar musik

Sebagian besar dari kita mendengarkan musik dari waktu ke waktu, baik saat beraktifitas maupun saat bersantai. Memutar musik saat kita menulis akan membantu mengusir rasa jenuh yang bisa datang kapan saja. Kamu bisa memutar musik-musik kesukaanmu, lagh-lagu yang memunculkan semangat, atau lagu-lagu dari musisi kesayangan untuk menemani kegiatan menulismu.

Namun bila musik yang terlalu ramai justru memecah konsentrasimu, kamu bisa mencari genre musik lain yang santai seperti jazz atau piano instrumental bertempo lambat. Selain itu, memutar musik genre tertentu juga dapat membantu menciptakan suasana yang mendukung agar ide tetap mengalir dan terhindar dari kejenuhan.

3) nikmati proses

Salah satu kunci agar terhindar dari rasa jenuh saat menulis yaitu menikmati prosesmu. Seperti yang kita tahu, melakukan sesuatu secara terpaksa tanpa bisa menikmatinya tidaklah menyenangkan dan biasanya membuahkan hasil yang kurang maksimal. Menikmati proses membangun ide dan merangkai kata untuk dituangkan ke dalam tulisanmu memiliki peran penting untuk menghindari jenuh berkepanjangan. Jangan paksakan untuk menghasilkan hitungan kata banyak jika hal ini justru membuatmu tertekan. Seperti pepatah, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit, ada saat dimana kamu perlu melakukan hal ini. Lakukan selangkah demi selangkah, seraya menikmati jalannya proses menulismu, hingga ide yang disusun menjadi tulisan yang memuaskan dan kamu pun tidak lagi merasa jenuh.

4) self-reward itu perlu

Istilah self-reward mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kalian, bukan? Tetapi pernahkah kalian melakukannya pada diri kalian sendiri? Memberikan penghargaan pada diri sendiri atas sesuatu yang telah kita capai ternyata bisa membuat mood kita jadi lebih baik, lho. Tidak ada salahnya jika kamu mencoba menerapkan cara ini untuk menghindari jenuh saat menulis.

Kamu tidak harus melakukan hal-hal di luar kemampuanmu untuk memberikan penghargaan diri sendiri, kok, dan tidak perlu pula menghabiskan banyak uang dengan embel-embel “self-reward”. Cukup lakukan hal seperti makan jajanan favorit, menonton film, atau menyediakan waktu untuk me-time setelah menulis dalam waktu cukup lama maupun setelah kamu menyelesaikan target atau proyek tertentu. Dengan memberikan penghargaan kecil pada diri sendiri, kamu akan lebih termotivasi untuk menikmati kegiatan menulismu dan terhindar dari kata bosan.

5) membaca tulisan yang sudah ada

Cobalah untuk membaca ulang tulisan yang sudah ada saat kamu mulai merasa jenuh ketika menulis. Kamu bisa melakukannya setiap beberapa paragraf sekali, atau setiap kamu mencapai jumlah kata kelipatan tertentu. Selain seraya meneliti hasil tulisanmu sebelumnya, membaca tulisan sendiri juga bisa menjaga idemu tetap fresh. Disamping itu, hal ini dapat menghindarkan pikiran dari rasa jenuh setelah diajak untuk berpikir selama menulis. Satu lagi, kamu bisa mendapatkan hiburan tersendiri saat menemukan kesalahan penulisan yang terkadang terlihat menggelitik. Tak perlu melulu menyalahkan diri sendiri untuk kejadian wajar saat menulis ini, cukup tersenyum dan benahi sebelum melanjutkan.

6) bersosialisasi

Saat pikiran mulai jenuh setelah menulis dalam waktu yang lama, kamu bisa berhenti sejenak untuk bersosialisasi dengan orang-orang di sekitarmu. Sekedar mengobrol santai tentang topik yang berbeda dengan apa yang kamu tulis, atau menanggapi obrolan di grup chat juga bisa sejenak mengalihkan pikiran dari kejenuhan yang melanda.

Selain itu, kamu juga bisa mengobrol dengan sesama anggota jika kamu tergabung dalam komunitas menulis tertentu. Menghabiskan waktu untuk membicarakan tentang apa yang kalian tulis dengan berbagi tips-tips akan lebih bermanfaat daripada memaksakan diri untuk menulis saat sudah mulai jenuh. Bertukar pendapat sesama penulis atau brainstorming bersama bisa memberimu sudut pandang yang berbeda mengenai topik tertentu. Setali tiga uang, rasa bosanmu hilang dan kamu pun bisa mendapat wawasan yang lebih luas juga soal tulis menulis.

7) tidur

Bagaimana saat kejenuhan sudah tidak dapat dibendung lagi dan hal-hal yang sudah disebutkan tadi tidak berhasil mengatasi rasa jenuhmu? Tidak ada salahnya, lho, kamu mencoba cara yang satu ini. Bukan sesuatu yang tidak mungkin jika rasa jenuh yang kamu alami itu ditimbulkan oleh kelelahan, baik secara fisik maupun pikiran. Cobalah untuk tidur barang sebentar untuk mengistirahatkan badan dan pikiranmu secara lebih efektif. Siapa tahu dengan begitu pikiranmu akan lebih jernih dan siap untuk kembali menulis.

Kamu takut mengurangi waktu menulismu jika tidur, sementara deadline semakin dekat? Pasanglah alarm untuk membatasi waktu tidurmu, cukup tiga puluh menit jika memungkinkan, atau di bawah satu jam asalkan efektif. Asalkan kamu disiplin dan segera bangun saat alarm berbunyi, kamu bisa mengatur waktu sedemikian rupa untuk tetap bisa menyelesaikan tulisanmu tepat waktu.

Mengatasi rasa bosan saat menulis bukanlah sesuatu yang terlalu sulit asal kita tahu triknya, kok. Kamu tidak perlu melakukan hal-hal sulit untuk menghilangkan kejenuhan itu, cukup dengan cara-cara yang sudah disebutkan tadi. Siapa tahu satu atau dua diantaranya berhasil. Kamu pun bisa kembali pada ide-idemu yang sempat terlantar dan menyelesaikan proyekmu sesuai dengan deadline yang sudah ditentukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2022 JagoArtikel.com | All rights reserved.