Jangan Lakukan Hal Ini Jika Ingin Artikelmu Menarik Pembaca

Jika kamu adalah seorang konten kreator, pastilah kamu berharap agar artikel yang kamu buat disukai dan dibaca banyak orang. Namun tidak sedikit artikel yang sudah dibuat namun tetap saja traffic yang dimiliki tetap rendah. Kenapa bisa begitu ?

Artikel  yang baik tidak hanya artikel yang sedap dibaca, namun tentu saja di dalamnya mengandung informasi dan solusi bagi pembacanya. Oleh karena itu, tentu saja harus ditulis dengan penuh ketelitian dan menghindari kesalahan dalam penulisannya, supaya kamu bisa meningkatkan traffic website dan mendapatkan pembaca yang loyal. Artinya pembaca akan terus berlangganan atau selalu menunggu update artikel terbarumu. Lantas apa saja yang tidak boleh kamu lakukan jika ingin artikelmu menarik pembaca ?

  1. Melakukan riset secara asal – asalan

Menjadi seorang konten kreator tidak akan lepas dari sebuah riset. Sebelum kamu menulis sebuah artikel sangat penting untuk melakukan riset terlebih dahulu, entah itu riset tema artikel, keyword, hingga referensi yang digunakan. Namun jika kamu langsung menulis artikel tanpa riset, biasanya artikel tersebut sudah bisa terlihat dari isi atau susunan kalimatnya.

Nah, sebagai seorang penulis yang baik tentunya kamu ingin supaya artikel ciptaanmu bisa disukai banyak orang. Oleh karena itu janganlah malas untuk melakukan riset terlebih dahulu, apa yang sedang trending topic hari ini, sumber mana yang paling relevan dan kredibilitasnya terjamin untuk sebuah tulisan, dan lainnya.

Selain itu, kamu juga perlu untuk melakukan riset secara mendalam tentang target pembaca. Hal ini diperlukan untuk mengetahui gambaran pembaca artikel – artikel kamu nantinya. Bagaimana dari sisi fisik, ketertarikan, hingga perilaku pembaca sehingga nanti kamu bisa menentukan tema secara fokus dan mendalam.

 

  1. Tidak menerapkan SEO Friendly

Sebagus apapun suatu artikel, jika tidak dibarengi dengan kaidah SEO di dalamnya, sudah dijamin akan sepi pembaca. Pada dasarnya, SEO akan membuat artikel yang kamu buat supaya muncul di mesin pencarian Google, atau bahasa kerennya SEO Friendly. Namun tidak semua orang memperhatikan satu aspek khusus ini, sehingga artikel tentu saja akan sulit di cari apalagi ditemukan di mesin pencarian Google.

Jika kamu masih awam mengenai teknik SEO ini, ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mempelajarinya. Misalnya melalui kelas online di internet. Ada banyak sekali pilihan kelas SEO Online yang bisa kamu pilih di sana.

 

  1. Jangan melakukan promosi dengan agresif

Artikel tidak hanya berisi tentang berita atau pun informasi kesehatan dan lainnya, namun juga ada artikel yang bersifat menjual produk atau pun suatu layanan. Nyatanya masih banyak artikel yang bisa kamu temui dengan mudah yang di dalamnya mengandung unsur promosi dengan jelas dan menawarkan suatu produk dengan terang – terangan.

Sebagai pembaca tentu saja kamu merasa tidak nyaman. Belum lagi jika artikel di dalamnya terlalu melebih – lebihkan produk tersebut, tentu saja pembaca bisa saja merasakan skeptis atau ragu terhadap tulisanmu. Oleh karena itu, Akan lebih baik jika kamu tidak membuat artikel yang memakai teknik softselling, di mana kamu tetap mempromosikan suatu produk namun tidak secara terang – terangan sehingga kenyamanan pembaca masih terjaga.

 

  1. Proses editing yang sembarangan

Bagian editing tidak akan terlepas dari dunia menulis, terutama menulis artikel. Ada banyak sekali kesalahan editing yang mungkin saja terjadi di dalam satu artikel, entah itu typo, penggunaan EYD yang tidak tepat, dan masih banyak lagi. Nah, oleh karena itu jangan pernah kamu melakukan editing dengan sembarangan ya.

Kualitas sebuah artikel bisa dilihat dari wajah tulisannya. Bagaimana susunan kalimatnya, penggunaan tanda baca dan huruf besar atau kecil, dan lainnya. Jika seorang pembaca sudah menemukan banyak sekali kesalahan tulisan dalam artikel, maka bisa dipastikan jika pembaca tersebut akan malas untuk membaca artikel yang  lainnya di website tersebut. So hati – hati ya dalam editing artikel.

 

  1. Niche masih terlalu lemah

Salah satu kelemahan website atau blog pemula di Indonesia adalah lemahnya niche atau tema dari website tersebut. Misalnya kamu memiliki sebuah blog yang berfokus pada review kuliner. Namun kenyataannya banyak sekali artikel yang menyimpang dari niche utama, misalnya artikel tentang tips kesehatan.  Hal ini akan menyebabkan pembaca bingung tentang arah blog tersebut karen niche masih belum jelas.

Oleh karena itu, sebelum memulai sebuah website atau blog, tentukan terlebih dahulu niche yang akan menjadi fokus utama. Lalu dikembangkan melalui artikel – artikel nantinya.

 

  1. Tidak konsisten

Konsisten dalam menulis artikel memang sangat susah, apalagi kamu memiliki blog atau website sendiri. Misalnya kamu bertekad untuk menulis dan mengupdate artikel seminggu 3 kali, namun seiring berjalannya waktu kamu semakin jarang memperbaharui artikel di dalamnya.

Tahukah kamu, semakin jarang kamu memperbaharui artikel di dalamnya, maka Google akan melabeli website atau blogmu menjadi non aktif sehingga peluang untuk muncul di mesin pencarian Google menjadi semakin sulit. Jika hal tersebut sudah terjadi, bisa dipastikan artikel dan website milikmu akan memiliki traffic rate yang sangat rendah. Tidak ingin hal tersebut terjadi bukan ?

 

  1. Artikel tidak unik

Salah satu hal yang membuat artikel ramai disukai oleh banyak orang adalah artikel yang unik dan berbeda dengan artikel yang lainnya, entah itu dari segi topik, referensi, hingga gaya bahasa. Jadi jangan pernah membuat artikel dengan menjiplak karya orang lain. Buatlah artikel dengan gaya bahasamu sendiri, topik yang belum banyak atau belum pernah dibicarakan sehingga akan menarik minat banyak pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

About Us

JagoArtikel.com jasa penulis artikel SEO, jasa penulis review, rewrite artikel, Press release, Sales latter, jasa penulisan konten web, jasa posting blog, jasa penerjemah.

© 2021 JagoArtikel.com. All rights reserved